Untuk para pemilik bisnis di Indonesia yang memiliki website, akan ada masanya website Anda bermasalah. Salah satu masalah yang akan terjadi (pasti terjadi) adalah permasalahan pada builder seperti Elementor. Mengatasi Elementor yang error tentu tidak bisa dilakukan semua orang, artikel ini kami buat sebagai alat bantu Anda untuk melakukanya.
Jika Elementor di WordPress mengalami error, berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi masalah tersebut:
1. Periksa Versi PHP dan Pembaruan WordPress
2. Tingkatkan Batas Memori PHP
Elementor membutuhkan memori yang cukup besar, dan error sering terjadi karena batas memori yang rendah. Caranya: Tambahkan kode berikut di file wp-config.php:
define(‘WP_MEMORY_LIMIT’, ‘256M’);
define(‘WP_MAX_MEMORY_LIMIT’, ‘512M’);
3. Nonaktifkan Plugin yang Tidak Kompatibel
4. Tingkatkan Pengaturan Server
Elementor mungkin memerlukan peningkatan dalam pengaturan server, terutama jika kamu melihat error seperti “500 Server Error” atau “403 Forbidden”.
Beberapa pengaturan yang bisa kamu tingkatkan di file .htaccess atau php.ini:
max_execution_time = 300
max_input_time = 300
memory_limit = 512M
post_max_size = 64M
upload_max_filesize = 64M
5. Periksa Modul PHP yang Diperlukan
Elementor membutuhkan beberapa modul PHP tertentu, seperti PHP Zlib dan PHP Zip. Kamu bisa mengeceknya di Site Health di dashboard WordPress atau meminta dukungan hosting untuk memastikan semua modul yang diperlukan telah diaktifkan.
6. Aktifkan Mode Safe Mode Elementor
7. Nonaktifkan Cache
8. Atur Ulang Pengaturan Elementor
Nah itu dia cara mengatasi Elementor yang error. Dengan langkah-langkah di atas, sebagian besar masalah Elementor dapat diatasi, dan kamu bisa kembali menggunakan editor Elementor tanpa kendala.